Si Iteung yang Nyebelin

1

Sore ini di bikin kesel sama Iteung. Pasalnya lagi enak-enak ngetik dia langsung naik meja dan  merusuh gangguin. Sebenarnya bukan sekali dua dia naik ke meja makan (yang kosong) tapi sering banget. Sampai kadang karena emosi saya paksa Iteung untuk turun. 

Dia naik ke meja sebenarnya saya tahu alasannya, yaitu minta makan. Tapi terkadang walaupun barusan saja dia makan, dia tetap mengeong minta makan lagi. Dan dia ga suka makanan kering / dry food. Mungkin bagi dia dry food adalah cemilan, makan yang benar adalah makanan basah (wet food).

Emang sih kalau sudah di kasih makanan basah, dia jarang ngikutin lagi kemana kita jalan. Paling dia bersih-bersih mulut lalu main. Gejala ini sebenarnya sudah lama saya perhatikan. Cuma kan repot kalo ga ada orang di rumah gimana kasih makanan basahnya? lagipula makan makanan basah saja kurang bagus untuk kesehatan ginjalnya. paling tidak harus di campur dengan makanan kering. Dan makanan basah hanya boeh di berikan seminggu 1 kali. Tapi kalo makan dry food dia akan terus merasa lapar dan ga akan berhenti mengeong.

Awalnya saya curiga kalau dia cacingan, tapi dia belum lama kok di kasih obat cacing dari dokter. Perutnya pun ga buncit seperti layaknya kucing cacingan. Atau di pupnya ga ada juga cacing yang keluar.Jadi saya menyimpulkan bahwa si Iteung memang haya menyukai wet food sebagai makanan beratnya.

Sakura, Brownies, dan Poty, tidak ada yang bertingkah laku seperti Iteung yang agresif dalam hal makanan. Mereka lebih mau menerima makanan apapun yang di berikan, Kalaupun misalnya mereka tak suka dengan makanannya, mereka tidak akan mengeong lantang dan agresif.

Jika kebetulan saya sedang ada di rumah dan sedang melakukan pekerjaan yang biasanya selalu di ganggu Iteung, salah satu cara saya untuk meredam keagresifannya dalah memasukkan dia ke dalam kandang setelah makan.  Biasanya setelah makan, kucing akan pup atau pip, nah setelah itulah mereka dapat kita masukkan ke kandang tanpa repot menaruh bak pasir didalamnya. Dengan begitu saya bisa tenang melakukan pekerjaan saya.

Saat dimasukan kandang, si Iteung biasanya diam atau tidur (karena abis makan, kucing akan mengantuk). Dan ketika saya sudah selesai maka si Iteung akan saya keluarkan dari kandang dan membiarkan dia untuk main. Jadi untuk sementara ini, itulah yang saya lakukan agar tidak terganggu oleh Iteung.

Liza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.