Suami Istri Bekerja? Begini Biar Tetap Romantis

Suami istri bekerja? Pada dasarnya istri itu senang di manja, apapun keinginannya bisa terpenuhi. Beberes rumah, Masak, Baking, Nulis, Setelah pekerjaan rumah selesai bisa me time, tidur siang, ngopi cantik di mall, bercengkerama dengan sobat dekat. Lalu saat menjelang malam dandan cantik sambil nunggu suami punya kerja. Yeah, itu sih keinginan terpendam saat berubah status menjadi seorang istri hehehe. Tapi kenyataan itu tak seindah keinginan terpendam kita Sis. You have to go back to reality. Harus bisa memilah antara keinginan dan kebutuhan. Ya walaupun ga ada yang maksa kamu buat beraktifitas di luar rumah untuk bekerja atau untuk stay di rumah.

Dilema Suami Istri Bekerja

Dan aku pikir tak perlu diperdebatkan sih antara istri bekerja atau tidak, karena itu bisa jadi sudah menjadi pilihan sekaligus kebutuhan. Apapun situasinya baik suami istri bekerja atau hanya suami yang bekerja, yang penting adalah tetap adanya romantisme antar keduanya. Agar suasana rumah tangga tetap hangat dan terjalin kasih sayang antar keduanya.

Dengan profesi ganda yaitu sebagai istri dan wanita pekerja, tentunya kelelahan sering menghampiri. Contoh aku pribadi, di umur pernikahan yang memasuki tahun ke-2 rutinitas yang dilakukan suka bersifat monoton. Bayangin saja, bangun sejak subuh lalu menyiapkan bekal makan siang suami, menyiapkan pakaian kerja suami, lalu menyiapkan segala hal yang perlu di bawa ke kantor. Jam 7 pagi sudah harus berangkat. Kadang kalau di antar suami harus menikmati macetnya Jakarta. And i do that almost everyday.

Sampai di kantor harus berjibaku dengan segala pernak pernik persoalan pekerjaan. Di tambah lagi kadang suasana mood yang jelek bikin hari menjadi tidak menyenangkan, dan pastinya bikin stress. Lalu sampai rumah, harus mengerjakan pekerjaan rumah. Memasak, mencuci, dan lain-lain agar ketika suami pulang rumah udah bersih, wangi dan ga berantakan. Aku sendiri tak mau membayangkan seandainya punya anak kecil dengan keadaan yang sama. Oh my, what should i do

Yuk Belajar Mencintai Diri Sendiri

Melakukan rutinitas yang sama setiap hari dengan ritme yang sama pula, pastinya sangat membosankan dan melelahkan. Dan itu akan berdampak pada kehidupan pernikahan. Makanya aku dan suami harus bisa saling mengerti. Tidak saling merasa lebih atas sesuatu. Lebih berat pekerjaannya, lebih capek di jalannya, lebih banyak sumbangsihnya terhadap penghidupan. Keduanya harus sama-sama “berjalan dijalan yang sama” at the right track (ecieeeee).

Namun ada kalanya ga bisa seperti itu juga sih hahha. Kalau udah merasa bete dan lelah banget bahkan merasa badan menjadi sakit, aku memilih untuk “me time” dengan caraku sendiri. I need to love my self before loving others, mencintai diri sendiri dulu sebelum mencintai orang lain, dalam hal ini suami. Ketika bete atau bad mood melanda itu, aku ga serta merta langsung mengadu ke suami. Ya kan beliau juga kerja, dan kita belum tentu tahu masalah apa yang dia hadapi di kantornya. Bagaimana kami melakukan sesi romantisme berdua ada ceritanya di sini ya.

Back to loving my self, jadi aku sendiri harus menciptakan “kebahagiaan” aku di dunia aku sendiri. I mean, aku harus melakukan sesuatu untuk mendapatkan kesenangan dan menyembuhkan diri sendiri dulu. Baru kemudian aku akan bisa menyenangkan orang di sekeliling aku terutama sang suami.

Ada beberapa hal yang biasa aku lakukan untuk menyenangkan diri sendiri :

  • Menulis, ahaaah… kebiasaan klasik tapi menyembuhkan (setidaknya buat aku)
  • Ikut serta dalam kegiatan komunitas
  • Jalan-jalan sendiri, mau ke mall, tempat wisata, atau ke rumah teman
  • Kebetulan aku lagi suka segala yang berhubungan dengan beauty jadi aku suka stalking para beauty vlogger dan tips tentang kecantikan di Instagram
  • Melakukan perawatan rutin untuk muka baik di lakukan sendiri atau skin center.
  • Aku pernah bikin Infused water biar pikiranku agak jernih, i dont know if that was work or not, tapi menyenangkan setiap hari membuat isian yang berbeda. Lebih ke soul healing sih kalo aku hihihi

Ketika semua itu sudah aku lakukan, tapi aku masih merasa tenagaku belum maksimal kembali, pikiranku masih ruwet dan masih kurang fit, aku mulai dopping dengan vitamin, jamu atau minuman kesehatan. Pastinya aku lebih memilih yang alami, mudah di dapat dan bisa di bawa kemanapun. Kalau lagi ada di dapur, aku suka buat minuman sari jahe, di dimasukkan ke air hangat dan di tambah madu, jadi bikin relaxing.

Kalau lagi pas ga ada apapun di dapur, aku minum Herbadrink Sari Jahe saja, yang cepat penyediaannya tapi manfaatnya sama dan luar biasa. Bisa menghangatkan tenggorokan dan menenangkan, that’s what i need.

Pernah juga suatu ketika di kantor mengalami sakit datang bulan,pastinya mood berantakan deh. Ga mau dong pulang ke rumah dengan muka kusut dan di lipet karena kesakitan. Bisa berabe urusan kalau di lihat suami. Untungnya aku cuma punya Herbadrink Kunyit Asam, jadi tertolong deh, selain mengurangi sakit karena haid, juga bisa melancarkan. Feels great after that.

So ketika hati sudah tenang, tenaga pulih, pikiran juga slow, badan juga berasa sehat, melakukan pekerjaan kantor ataupun rumah pun menjadi nyaman. Tentunya melayani suamipun tanpa beban kan. Rumah bersih, pekerjaan kantor beres, romantisme suami istri bekerja pun akan tercapai.

Jangan lupa sediakan waktu untuk piknik atau jalan-jalan berdua. Ga perlu mahal, duduk di taman sambil bergandengan tanganpun bisa menjadi romantis kalau hati sedang damai :D. Atau duduk di meja makan sambil nikmatin Herbadrink Temulawak biar suami doyan makan dan badannya bugar. Toh tak ada salahnya juga mengeluarkan sedikit materi dari hasil suami istri bekerja kan ^_^

Liezachan

15 thoughts on “Suami Istri Bekerja? Begini Biar Tetap Romantis”

  1. Suasana hati memang perlu dijaga agar tetap bahagia. Sesibuk apapun, hanya kita sendiri yang tau sebatas mana kita bisa menikmati suasana. Bersantai sejenak, ditemani minuman sehat ala Herbadrink, oke banget laaahh…

  2. Pagi-pagi pastinya selalu hectic ya.. karena sama-sama mau berangkat kerja. Aku juga gak mau memaksakan diri, kalau capek, ya istirahat aja dulu.

  3. Wah sari jahe kayanya enak ya hangat, praktis juga tinggal seduh aja, Ternyata bisa juga ya dikonsumsi buat meredakan nyeri haid dan selain itu punya banyak manfaat lainnya.

    1. Merasa jenuh dengan rutinitas itu wajar sih, artinya kita disuruh istirahat sejenak dan beralih ke aktifitas menurut diri ini menyenangkan, seperti nyeruput Herbadrink Sari Jahe. Aku suka campurin sama kayu manis, pisang dan cengkeh jadilah setup.

  4. uwuwuuu, suka tulisannya…so sweet. bener emang relationship suami istri kudu dijaga, meskipun sibuk dua-duanya..

    btw, sari jahe juga bisa jadi jembatan ngobrol dan minum bareng pasangan di sore hari yg syahdu ya 🙂

  5. Awalnya aku juga bosen sama rutinitas sehari2 rumah-kantor tapi lama kelamaan justru malah dinikmati. Setelah punya anak jadi agak rempong tapi ya tetep dinikmati. Haha. Bener kata Mbak nya, suami istri ga boleh merasa lebih satu sama lain.

    Wah seger ya kayanya herba drink, jujur aku belum coba.

  6. Ahh suka banget sama quotenya mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Tips2nya setuju banget, suka aku praktikkan juga. Kecuali yang minum sari Jahe hehe boleh dicobaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.